Tidak seperti siswa SMP pada umumnya, hari Ahad adalah hari yang ditunggu-tunggu. Berbagai kegiatan sudah tersusun dalam benak mereka sejak hari sebelumnya. Jogging, nggowes ( bersepeda), ber-sms ria seharian, nonton TV, mancing, renang, chatting di warnet, shopping di mall, ongkang-ongkang (duduk) di taman atau nonton bioskop. Hal ini sudah menjadi rutinitas mereka dikala libur.

Tidak demikian dengan kader-kader muda yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ranting SMP Muhammadiyah 11, Dupak Bangunsari Surabaya, mereka justru menyusun konsep Amar Ma’ruf Nahi Munkar dengan berbagai strategi dakwah ala aktivis remaja. Seperti kegiatan PengEling (Pengajian Keliling), adalah salah satu program rutin yang dilaksanakan setiap bulan sekali pada Minggu IV, dari rumah ke rumah. Mulai dari anggaran sampai acara diatur mandiri, yang saat ini dikomandani oleh bidang SDI (Studi Dakwah Islam).

Tujuan dari kegiatan PengEling adalah untuk menjalin silaturrohim antar pimpinan sekaligus memberikan pencerahan hati dan menambah wawasan keislaman/ kemuhammadiyahan, dan yang berkesan lagi adalah  masyarakat di sekitar kegiatan tersebut terlihat mendukung. Dan dalam kegiatan ini, disamping menghadirkan Ustad /Tokoh penggerak Muhammadiyah yang sarat pengalaman untuk memberikan tausyiah dan strategi dakwah. Ada pula program kegiatan yang bertujuan untuk pembinaan internal seperti Darul Arqom ( Pondok Ramadhon), LDKS, ForTaSi ( Forum Ta’aruf dan Silaturrohim), Bina Qiro’ah, Muhadhoroh, dll. Program kegiatan external yang bertujuan dakwah Bil Hal (action) juga dirancang seperti PuSaka (Peduli Saudara Kita) dengan menyembelih qurban sapi dan kambing, pembagian ta’jil puasa kepada masyarakat, santunan sosial berupa uang kepada yang layak, bahkan GeMAs ( Gerakan Masyarakat Anti Maksiat ) yang terkadang harus turun ke jalan bergabung dengan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) yang lain.

Dengan banyak program dakwah tersebut tidak serta merta kader IPM mengesampingkan prestasi akademik di sekolah. Banyak dari pimpinan IPM yang berprestasi dan mendapatkan program beasiswa prestasi dari sekolah. Demikian pula prestasi non akademik juga dibuktikan dengan perolehan Juara 1 Kaligrafi, Juara 1 Musabaqoh Tilawatil Qur’an tingkat SMP Muhammadiyah sekota Surabaya tahun 2011. Di tahun yang sama menjuarai Baca Puisi Kelompok dan masih banyak prestasi lainnya. Secercah impian sebesar apapun akan terwujud jika kita bersungguh-sungguh. Great oaks grow from little acorn (pekerjaan besar yang sukses dimulai dengan pekerjaan yang kecil).

Konsep program dakwah Bil Lisan (ceramah) dan Bil Hal (Perbuatan) tersebut sebenarnya sudah ada sejak lama, akan tetapi modifikasi, kombinasi, kreatif, inovasi selalu mengikuti era-nya. Dengan banyaknya program dan gagasan cemerlang, tentunya tidak heran memunculkan kader-kader Muhammadiyah militan hasil produk IPM Ranting SMP Muhammadiyah 11 yang berlokasi di Jl. Dupak Bangunsari 50-54 Surabaya, sebut saja Mas A. Zaenul Arifin, A.Md yang sekarang menduduki posisi Ketua Pemuda Muhammadiyah Daerah Surabaya periode 2010 – 2015, H. M. Arif’an, S.H. beliau sebagai Wakil ketua Pemuda Wilayah Jawa Timur periode 2010 – 2015 sekaligus Sekretaris Majelis Pelayanan Sosial PWM Jawa Timur, Ketua PCM Krembangan periode ini dan masih banyak kader-kader yang lainnya.

Kenyataan ini tidak mungkin kita pungkiri bahwa “ Kebenaran harus diorganisir dengan rapi jika tidak kebatilan akan mendominasi”. Geliat dakwah harus selalu berjalan seiring perkembangan zaman dan itu tidak bisa ditawar. Hidup Mulia atau Mati Sia-Sia. Nun Walqolami Wamaa Yasturuun.
Wallahu’alam. (Maher Zen)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s