Latih Konseling Teman SebayaPengurus IPM dan Pengurus Kelas SMP Muhammadiyah 11, yang berjumlah sekitar 30an siswa, pada hari Rabu, 9 Oktober 2013, dikirim untuk mengikuti Pelatihan Konselor Teman Sebaya (KTS) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya bertempat di SMP Negeri 11, Sawah Pulo Surabaya. Acara diikuti oleh perwakilan peserta  dari beberapa sekolah lain, diantaranya dari SMP Unesa, SMP Kawung, SMP Santo Mikael, SMP Kemala Bhayangkara, SMP Takmiriyah dan SMP PGRI 5. Pelatihan dipandu oleh tim Dispendik kota Surabaya yang bekerjasama dengan kampus-kampus ternama di Surabaya, menghadirkan narasumber seperti trainer, motivator, dan Psikolog muda.

Pak Achung dan Bu Nina dampingi siswa KTSKak Re sebagai PemateriPada pelatihan kali ini, Pak Achung dan Bu Nina, selaku Guru BP/BK diutus untuk mendampingi siswa guna memonitor kiprah siswa disaat mengikuti pelatihan diharapkan tetap tertib, kondusif dan partisipatif. Pelatihan yang dimulai pukul 07.30 WIB, dibuka oleh kakak-kakak trainer dari Tim Konselor Sebaya, yang berjumlah sekitar 6 personel, dikoordinatori oleh Kak Re, yang dibantu oleh 5 personel lainnya, berperan sebagai Ice Breaker, Game Trainer dan tim multimedia.

Di sesi pertama, ice breaker disajikan dengan berjoget senam Caisar, dan brain storming dengan yel-yel KITA MUDA … KITA BERGERAK … Let’s Keep Fighting. Sambil tangan mengepal menempel didada berpindah. Selanjutnya materi pertama berupa, penyadaran diri peserta sebagai remaja yang masih labil. Dan materi kedua berupa perkembangan emosi remaja yang penuh dengan problematika berupa perasaan galau dan alay. Kedua materi disajikan dalam bentuk presentasi dengan slide-slide dilayar proyektor. Selanjutnya ice breaker lagi dan disesi ketiga materi berupa game, bercampur dengan teman selain teman satu sekolah. dan disajikan game tentang materi komunikasi, diantaranya komunikasi verbal, tulis, non verbal, mimik dan bahasa tubuh, beserta hambatan-hambatan apa saja  yang dialami dalam berkomunikasi, dikemas apik dalam bentuk permainan bisik-bisik membawa berita, dan sebagainya.

Dendy dan Jadid goda siswa kawungSiang sekitar pukul 11.15 WIB, materi pelatihan di brake untuk makan siang menu nasi krawu, dan dilanjutkan sholat, dan pas pukul 12.30 WIB semua peserta diminta kumpul lagi. Disesi IV, peserta dijelaskan detail tentang ketrampilan empati dan memahami diri menjadi seorang konselor. Materi didukung dengan permainan peran dua anak berhadapan, satu sebagai konselor dan satu sebagai konseli, mereka diminta bercerita dan mengungkapkan masalahnya kepada partnernya, tapi si partner hanya diam saja. Disesi game berikutnya bergantian yang tadi jadi konseli kini jadi konselor yang merespon keluhan temannya. Pesertapun kemudian diminta berkomentar, bagaimana perasaannya apabila mengungkapkan masalah tapi direspon dengan diam dan direspon jawaban. Acara berakhir hingga pukul 15.30 WIB.

GALLERY PHOTO :

About smpmuhammadiyah11sby

Saya adalah Guru BP/BK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s