Didit dan Dita sang juaraDua siswa SMP Muhammadiyah 11 Dupak Bangunsari, Ahmad Mujadid atau biasa dipanggil Didit (kelas 9-A)dan Dita Amalia (kelas 9-C), kembali mampu menyabet juara I lomba adzan dan Juara III lomba Qiro’ah tingkat remaja sekota Surabaya, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Surabaya. Lomba yang diselenggarakan selama bulan puasa (romadhon 1434 H) tidak menyurutkan semangat Didit dan Dita untuk berjuang supaya menang dan menjadi juara.

Juara lomba romadhon oleh PDMPembagian hadiah berupa Piala, Piagam dan Beasiswa ratusan ribu rupiah, kepada para pemenang, disampaikan bertepatan dengan momen Halal bi Halal atau Silahturahmi Keluarga Besar Guru dan Karyawan SD/MI/SMP/SMA/SMK Muhammadiyah sekota Surabaya, pada hari Kamis, 22 Agustus 2013, bertempat di Aula Graha ITS, Sukolilo. Acara Silahturahim yang diisi dengan gelaran pentas musik dari beberapa sekolah favorit mulai SD, SMP dan SMA Muhammadiyah, serta pentas Nasyid guru muhammadiyah, dihadiri oleh beberapa tokoh Muhammadiyah, dari PDM, diantaranya Bapak Zayyin Chudlori, Ketua PDM, Bapak Naim, selaku Ketua Majelis Dikdasmen PDM, dan dari PWM, tampak hadir Bapak Syaifudin Zaini, Bendaharawan PWM. Sebagai narasumber atau pemateri inti pada kegiatan kali ini, PDM menghadirkan Bapak Drs. H. M. Goodwill Zubir, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Wakaf dan Kehartabendaan Periode 2010-2015.

Pada acara ini, seluruh guru SMP Muhammadiyah 11, berpartisipasi aktif hadir untuk menyemarakkan acara halal bi halal ini, sekaligus charging mendengarkan tausiyah dari Bapak Goodwill, yang mengupas tuntas tentang ukhuwah Islamiyah, yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, apalagi Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah Amar Makruf Nahi Munkar harus menjadi tolok ukur bagi semua golongan umat Islam. “Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan  ke depan harus lebih siap dan terus meningkatkan kualitas Iman dan Takwa, kita bersyukur umat Islam di Eropa semakin hari semakin bertambah jumlahnya, bahkan banyak gereja dijual yang kemudian berubah menjadi Mesjid, tetapi hal tersebut jangan membuat terlena, karena hal tersebut bisa jadi membuat kita lengah untuk terus berdakwah di sekitar kita,” jelasnya. Menurut Goodwill, Muhammadiyah harus lebih cepat lagi bergerak dalam pengembangan dakwah di Indonesia, karena sesugguhnya hal tersebut menjadi kekuatan utama dalam membendung upaya hal yang bersifat merusak aqidah umat.

GALLERY PHOTO :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s