Ust. M HattaPembinaan guru secara rutin terus di maintenance secara istiqomah oleh Majelis Dikdasmen PCM Krembangan. Dikala penerimaan gaji, selalu diupayakan ada pengajian oleh pengurus majelis atau mengundang narasumber dari luar. Dan dibulan oktober peng(g)ajian diadakan pada hari Rabu, 31 Oktober 2012, bertempat di Musholla Al Husna, dan dihadiri oleh semua guru dan karyawan dari SD M 11 dan SMP M 11, dengan narasumber dari wakil pimpinan cabang muhammadiyah Krembangan, Ust. Muhammad Hatta, dengan tema Siapa Orang yang Bertaqwa.

Acara dibuka oleh MC, Ustad Irwan dan mempersilahkan dari unsur majelis memberikan sedikit kata pembukaan dan sambutan, diberikan kepada Ust. Sudjono, dan dalam sambutannya Ustad Narkoba, biasa beliau dikenal, mengatakan kepada guru dan karyawan agar tidak berselisih paham antara majelis dan kepala sekolah, atau kepala sekolah dengan guru, atau guru dan walimurid. Beliau mengingatkan agar semua guru dan kepala sekolah selalu mendiskusikan masalah dengan pimpinan majelis, dihari kapanpun, syukur-syukur bisa hari rabu, pas rapat periodik pimpinan majelis, tandasnya. Kita beda dengan negeri, unsur ibadah harus selalu kita kedepankan kalau ingin dunia dan akhirat, imbuhnya.

Kemudian kesempatan terakhir langsung diberikan kepada Ustad Muhammad Hatta, yang mengawali cerita Prof Reynald Kasali, yakni ada seorang ibu bersama anaknya yang badung pergi ke Mahadma Gandhi, dan dia menyampaikan bahwa Si Ibu ingin Mahadma menasehati anaknya agar bisa nurut dan menjadi baik. Tapi oleh Mahadma, si Ibu malah disuruh pulang dulu, satu minggu lagi baru kesini. Si ibu bingung tapi diturutinya. Dan ternyata satu minggu datang lagi, Mahadma sekali menasehati langsung nurut anak itu. Rahasia satu minggu itu oleh Mahadma dimanfaatkan untuk mempelajari dan meneladani sikap orang tua yang sabar terhadap anakĀ  badung, itu seperti apa.

Beliau melanjutkan tafsir dari Qs. 65 : 2-3 yang inti artinya adalah Barang siapa bertaqwa kepada ALLAH SWT maka akan diberikan jalan keluar dari masalah, diberi rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka dan bagi yang bertawakal, niscaya akan dicukupkan keperluannya. Dan di ayat selanjutnya Qs. 65 : 4, disebutkan lagi, bahwa siapa yang bertakwa kepada ALLAH SWT akan diberi kemudahan dalam segala urusan dan diayat yang kelima disebutkan lagi, barang siapa yang bertakwa kepada ALLAH SWT , akan dihapus kesalahan-kesalahannya dan dilipat gandakan amaliah pahala baginya.

Dan bagaimana menjadi orang yang bertaqwa, di Qs. 2 : 177 dijelaskan Orang yang bertakwa (bajik) itu adalah mereka yang beriman kepada ALLAH, Hari kemudian, Malaikat-malaikat, kitab-kitab dan nabi-nabi dan yang lebih berat lagi adalah memberikan harta yang paling dicintainya untuk diberikan kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir yang memerlukan pertolongan dan hamba sahaya. Serta berikutnya, mendirikan sholat, menunaikan zakat dan menepati janji apabila orang itu berjanji. Dan terakhir adalah orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan.

Masuk waktu sholat Isya, pengajian ditutup dan dilakukan sholat berjamaah Isya, sebagian guru langsung masuk ke kantor bendara Majelis untuk mengambil honor atau gaji.

GALLERY PHOTO :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s