Rapat kerja guru dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi SMP Muhammadiyah 11 semester gasal tahun 2012-2013, yang diadakan di Unit Pelayanan Terpadu Pendidikan dan Latihan Kesehatan Masyarakat (UPT LATKESMAS) Munarjati, Lawang – Malang, selama dua hari satu malam, mulai sabtu – minggu, 14-15 Juli 2012 yang diikuti oleh sekitar 20 orang, terdiri dari Kepala Sekolah, guru dan karyawan SMP M 11 serta staf Majelis Dikdasmen PCM Bubutan, yang membahas banyak agenda, diantaranya persiapan pembelajaran siswa oleh guru kelas dan guru bidang, selama setahun yang akan datang, tapi difokuskan pada semester gasal (Juli – Desember 2012), serta rapat pembentukan dan pemilihan ketua dan pengurus baru Koperasi SMP M 11 periode 2012-2013.

Berdasarkan Surat Keputusan Majelis Dikdasmen Nomor : 006/IV.4-AU/KEP/D/2012 tentang Panitia kecil Semiloka Guru dan Karyawan SMP M 11 Sby, Tapel 2012-2013, menunjuk kepala sekolah, Saudara Akhwan Hamid, S.Pd. selaku penanggung jawab yang menetapkan nama-nama panitia sebagai berikut : Tarmudzi, S.Th.I. (Kaur Kurikulum) selaku Ketua dan Abdul Rochim, S.Pd (Kaur Sarpras) selaku Sekretaris dibantu oleh Andrian Rachman (Tata Usaha) selaku Wakil Sekretaris dan Ika Ristanti, S.Pd. (wali kelas VII A) selaku Bendahara. Dan untuk Sie Acara ditunjuk Bapak Syaekhul Qohar Amin, S.Pd. (Kaur Kesiswaan), dan Sie Perlengkapan ditunjuk Bapak Yudi Marhendrajan, M.Pd.I (Kaur Kadermas), serta Sie Konsumsi ditunjuk Saudari Zayyanah Aminin, S.Psi (Guru BP/BK) dan Ibu Viki Putri Rahmasari (Petugas Perpus).

Padatnya agenda acara yang dibahas seperti penyampaian dan pembahasan terkait kebijakan sekolah, pengesahan administrasi dan program kerja guru seperti Program semester (Promes), Rencana Kerja Mingguan dan Harian (RKM dan RKH) dari semua bidang mata pelajaran dan minat bakat (ekstrakurikuler), rapat koordinasi wakil kepala urusan bidang masing-masing, penetapan dan pembagian tugas mengajar serta penunjukkan staf sekolah dan wali kelas, evaluasi lulusan siswa dan siswa yang akan naik atau tidak naik kelas ditahun ini, ditambah masih ada penetapan tugas kepanitian TC. Daarul Arqom 1433 H angkatan ke 31, dan dihari kedua sudah murni membahas tentang RAT Koperasi sekolah, mulai pembentukan pengurus dan pembagian Sisa Hasil Usaha, dan pendataan ulang tentang anggota yang keluar dan masuk (baru) tahun yang akan datang.

Hal ini menjadikan seluruh peserta RAKER tampak lelah dan penat di pikiran dan tenaga (fisik), karena sudah menjadi konsekuensi tugas, serasa tidak dirasa, tahap demi tahap agenda acara terselesaikan, seperti dihari I, tiap peserta sudah dibagikan Standart Operating Procedure (SOP) sekolah, tata tertib guru dan karyawan di sekolah, Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang awal ramadhan dan Syawal dan seterusnya serta lembar lain seperti kepanitian TC Darul Arqom dan pembagian tugas guru dan wali kelas. Pak Rachman dan Pak Andre begitu sigap menyiapkan dan menggandakan materi Raker pada hari ini, hingga semua guru dan karyawan focus pada laptop masing-masing plus standby printer dengan tinta full untuk proses penggandaan keputusan-keputusan.

Sedangkan diawal acara, Pak Akhwan, selaku kepala sekolah, banyak menyampaikan tentang kebijakan sekolah berkaitan dengan gaji, kedisiplinan guru, kondisi Majelis Dikdasmen yang focus pada pembebasan dan pembangunan di lahan baru Gedung SD Muhlas, serta masalah-masalah internal seperti piket guru, pemasangan AC baru, penyikapan anak-anak bermasalah dan lain sebagainya.

Dan selanjutnya tugas Ketua Panitia, Pak Tarmudzi, memimpin sidang tentang pemaparan kurikulum dan pentargetan mengumpulkan nilai atau administrasi kelas yang belum diserahkan oleh wali kelas lama dan pengesahan program kerja guru tahun yang akan datang. Dan yang lebih penting, evaluasi siswa kelas VII yang naik kelas VIII dan Kelas VIII yang naik kelas IX, kelayakannya disesuaikan dengan pelanggaran dan kedisiplinan mereka dalam belajar, dengan bantuan informasi dari Bu Zayyanah Aminin, atau biasa dipanggil bu Nina, masing-masing gurupun memiliki catatan track record siswa selama dikelas. Hal ini yang menjadi acuan sehingga beberapa anak ada yang naik di katrol ada yang tidak naik.

Disore hari, Pak Qohar selaku sie acara, memimpin Tanya jawab seputar uneg-uneg guru dan karyawan, serta evaluasi untuk perbaikan sistem menejemen kesiswaaan, sarpras, penanganan siswa khusus, dan lain-lain. Hampir semua peserta mengungkapkan keluh kesah dan kepuasan selama setahun terakhir dan hal ini bukan menjadikan masalah sepele dijadikan sepolo, tapi iktikad dan niat evaluasi ini, berangkat dari hari ini harus lebih baik dari yang kemarin dan esok harus lebih baik lagi dari yang sekarang.

Selama acara berlangsung, tim konsumsi sudah berkoordinasi dengan pihak asrama, sehingga Brake Snack dan tea + Coffee, tetap standby sewaktu-waktu, karena hal ini yang mampu melonggarkan kepenatan pikir dan tenaga, agar ancaman stress hilang dengan bisa terus mengunyah dan olahraga perut. Dan yang selalu ditunggu adalah makan malam, pagi dan siangnya, yang selalu lezat dan higienis, serta berlebih (banyak pilihan lauknya) bak sarapan untuk pasien di rumah sakit, sarat takaran dan menyehatkan, celetuk beberapa peserta, “krasan dan cocok tinggal dan makan disini rek”, ungkapnya.

Dimalam hari, Pak Achung, selaku guru BP/BK dan konselor siswa, diminta khusus untuk membantu tim kesiswaan untuk sinkronisasi mental dan kepribadian siswa baru, yang sudah diberikan perlakuan tes, dengan harapan hasil sosiometri tim kesiswaan bisa langsung mengelompokkan siswa dan menetapkan siswa, di kelas VII apa, Karena para walikelas sudah terpilih.

Pada dasarnya tahun ini, calon siswa kelas VII, pada tataran aman secara mental dan kepribadian serta harmoni dalam rumah tangganya. Tapi masih ada beberapa anak, yang terindikasi belum aman dari aspek kecemasan, kebutuhan perhatian orang tua dan telatnya usia mental, ungkap Pak Achung yang bernama asli Nasrul Huda, ditambahkan juga, 5 % anak dari sekitar 160 siswa yang dites, masih harus dan perlu dikawal serta diobservasi ketat, agar tidak terlanjur terpengaruh dan menjadi nakal atau mengalami penurunan diaspek akademisnya.

Kesimpulannya, ditahun ini, potensi siswa cerdas, patuh, nurut, dan mudah diatur lebih dominan hanya sebagian lain, masih digandoli pada aspek ketuntasan masa kecil mereka yang tidak optimal, sehingga banyak juga yang masih kekanak-kanakan (childist) umur remaja tapi mentalnya masih anak. tapi saya optimis mereka masih bisa mengejar ketertinggalan usia mentalnya, dengan syarat, jika orang tua murid tersebut, mau koperatif berdiskusi dan berkordinasi dengan sekolah, tegas Achung.

Hingga hari menjelang larut, tugas berpikir semakin keras, mata tertuju pada layar laptop, dan menjadikan beberapa guru yang sudah menyelesaikan tugasnya, menjadi ngantuk dan jenuh, karena menunggu beberapa rekan guru masih belum selesai menyiapkan materinya. Tampaknya tradisi work under pressure, menjadi kebiasaan beberapa guru. Tapi pak Tarmudzi, sebagai Master of Curriculum tetap sadar dan telaten, melayani pertanyaan dan memberikan advice kepada rekan guru yang masih bingung atau belum jelas.

Dihari kedua, 15 Juli 2012, mulai pagi, agenda sidang diisi dengan Rapat pembentukan pengurus baru koperasi SMP M 11, Pak Rochim selaku ketua lama dibantu dengan Pak Qohar di sie acara, memimpin pemilihan ketua baru dengan cara aklamasi dan berjalan dengan cepat dan padat. Setelah ditentukan pengunduran diri salah satu anggota koperasi, masuk lagi anggota baru yang siap mendukung (pinjam uang) di koperasinya nantinya. Dan terpilih Bapak Miftachul Arif, ST. yang diplesetkan oleh Pak Qohar, title beliau menjadi Sarjana Tabligh (ST) menjadi ketua Koperasi SMP M 11 yang akan datang menggantikan Pak Rochim, yang mulai sembuh dari operasi kakinya. Sedangkan untuk stafnya diberikan wewenang khusus, kepada Pak Arif untuk memilih, dan rasanya untuk bendahara masih belum ada yang menggantikan, masih tetap bu Ika Ristanti. Setelah didaulat untuk memberikan sambutan, beliau hanya berpesan, akan menjalan tugas (amanah) ini dengan sebaik-baiknya, dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari peserta sidang sudah memilih dirinya.

Setelah itu dengan sigap, bu Ika terbang kesana kemari untuk meminta tanda tangan dan membagi sejumlah amplop tertentu, kepada hampir seluruh peserta, dan yang pasti isinya uang bukan surat tagihan atau teguran. Dan melihat waktu sudah mulai siang, secepat mungkin acara penutupan segera dimulai, karena sudah ditunggu makan siang yang sudah memanggil. Setelah beberapa orang sholat jamak qoshor, dhuhur-Ashar di asrama, rombongan yang mengendarai 3 armada mobil, mobil SD Muhlas, Mobil Pak Mizan, dan Mobil Pak Tarmudzi.

Berangkat balik ke Surabaya, sempat bingung beberapa orang seperti pak Qohar, Pak Arif dan Mas Andre yang semula ikut mobil Mas Rachman, yang pulang lebih awal, lalu ikut rombongan Pak Mizan dan Pak Akhwan. “Yo wis sesek-sesek an ra popo”, sempat terujar dengan bahasa khas pak Qohar kalau bicara. Rombongan mampir di masjid Cheng Hoo, untuk peserta yang belum sholat sekaligus belanja untuk oleh-oleh dirumah.

GALLERY PHOTO :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s