Setelah menyelesaikan Ujian Nasional, beberapa hari kemudian siswa kelas IX beserta para guru, melakukan Travelling Wisata di Jogjakarta, pada hari Sabtu-Senin, 28-30 April 2012. Acara ini diikuti oleh sekitar 100 lebih peserta, dengan mengendarai 2 bus pariwisata, sejak sabtu malam sekitar pukul 19.30 WIB sudah harus berkumpul di Sekolah. Malam itu suasana tampak riang, karena siswa kelihatan semangat dan plong.

Armada bus berangkat sekitar pukul 20.30 WIB langsung menuju Jogja, dan pastinya, penginapan peserta untuk hari ini adalah di dalam bus. Tanpa terasa jelang subuh bus sudah masuk di Pantai Wisata Parang Tritis. Seluruh siswa dan guru bergegas mencari toilet dan kamar mandi. Tapi syukurlah disini tersedia banyak pelayanan kamar mandi dan rumah makan. Peserta setelah sholat shubuh dihimbau untuk bebas ke pantai dengan ketentuan pukul 06.30 WIB harus segera kembali ke asrama yang disewa oleh pihak traveler bus. Memang kegiatan wisata ini lebih efektif dengan model carter, karena semua sudah all in yang mengurus pihak travel, mulai masuk lokasi wisata, makan pagi, siang dan malam serta snack dan armada.

Tapi setelah semua telah kumpul dan makan pagi, ada kendala bus 1 yang dimuati kepala sekolah, mengalami kerusakan dan membutuhkan waktu beberapa lama untuk diperbaiki oleh montirnya. Ya.. jadilah mereka belanja oleh-oleh seperti kaca mata, charger battery, ear phone, pedang dan sebagian cowok main atraksi bola dan sepak bola. Dan sekitar pukul 09.30 WIB, bis sudah beres dan perjalan dilanjutkan menuju lokasi wisata lain di Taman Wisata Kyai Langgeng di Magelang.

Sekitar 1,5 jam perjalanan keluar dari Jogja menuju Magelang. Dan setelah tiba di Kyai Langgeng, peserta dibebaskan berkegiatan foto, naik jet coaster, belanja oleh-oleh atau beli jajanan. Areal taman wisata ini termasuk luas, dan sebagian guru yang jalan bersama menikmati rujak manis pedas lesehan dan sambil mengunjungi makam Kyai Kanjeng, yang memang tidak begitu dikeramatkan. Orang bebas keluar masuk makam walau tanpa harus berdoa atau baca bacaan tertentu.

Sekitar pukul 13.00 WIB seluruh rombongan wisata sudah berkumpul di bis, dan ada insiden yang memalukan antara siswa bonek dan siswa tsanawiah lamongan, untunglah hal ini bisa diatas oleh Ustad Akhwan selaku kepala sekolah yang bertanggung jawab atas perjalanan wisata Jogja ini.

Perjalanan dilanjutkan menuju rumah makan untuk makan siang secara prasmanan, yang dihibur langsung oleh music live electone dengan penyanyi yang tak asing lagi, Bapak Andre dengan menyanyikan salah satu lagu dari WALI BAND. Seluruh rombongan terhibur dengan aksi itu. Tapi sayang beliau belum makan jadi nyanyi cuma 1 kali, langsung lemes dan menuju meja makan.

Setelah makan siang, peserta balik ke Jogja untuk mengunjungi kampong Muhammadiyah yang berlokasi di kampong Kauman, kecamatan Gondomanan Jogjakarta. Setelah lama perjalanan kita tiba sekitar pukul 16.00 WIB dan seluruh rombongan melakukan sholat jamak qoshor dhuhur ashar dan saat itu sudah stand by para pemandu dari Masjid yang siap melayani dengan memberi arahan tentang kampong Muhammadiyah ini.

Setelah berkumpul di beranda masjid, para pemandu berkenalan dan mulai memandu dengan menjelaskan tentang masjid Agung ini, yang didalamnya ada kotak ruang seperti Ka’bah yang ternyata tempat ini untuk sholat raja-raja yang dalam perlindungan kotak tersebut dari bahaya orang yang mau berbuat jahat. Dan masih banyak lagi yang dijelaskan, peserta pun digiring keluar untuk melihat objek-objek lain seperti Langgar kidoel KH A. Dahlan, Sekolah Pawiyatan (sekarang SD Muhammadiyah Kauman), Ndalem Pangulon (rumah penghulu), Gedung Pesatren (TK ABA Pertama Kauman), ada musholla Aisyiyah dan beberapa rumah pimpinan ketua Muhammadiyah dan terakhir AUM seperti PKU, Toko Buku dan redaksi suara Muhammadiyah.

Seharusnya ini menjadi rangkaian proses tour yang panjang ada yang jalan kaki dan ada yang dilanjutkan dengan mengendarai bis, untuk menuju beberapa titik lain seperti Kampung Suronatan, Notoprajan dan Karangkajen. Tapi hal ini tidak bisa dipenuhi karena keterbatasan waktu dan saat itu cuaca mendadak mendung dan hujan lebat, maka wisata kampong muhammadiyah dihentikan dan dilakukan sholat jamak qosor maghrib-isya berjamaah di masjid Agung.

Setelah itu peserta dan guru dibebaskan belanja dengan berjalan tidak jauh, atau naik becak menuju pusat oleh-oleh jogja dan ke Malioboro. Untuk sekedar beli baju, kaos, topi, asesories dan lain-lain. Hingga larut, pukul 20.30 WIB, rombongan sudah kembali dan bus penuh dengan oleh-oleh, belum lagi bus mampir di pusat oleh-oleh lagi Bakpia patok 25, wih… tambah malem lagi balik Surabaya. Dimalam kedua, rombongan masih menginap di bus hingga tiba di Surabaya sekitar pukul 06.00 WIB. (@)

GALLERY PHOTO :

One response »

  1. yeyeye guru” anna kangen dengan anda..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s