Kegiatan pembinaan siswa kelas IX jelang UN dengan menghadirkan tim motivator, Bapak Komarul Huda dan rekan, pada hari Jum’at (20/04/2012) mulai pukul 20.00 WIB bertempat di Masjid AT-TAQWA Bangunsari, diikuti oleh sekitar ratusan peserta yang terdiri dari orang tua dan siswa beserta para guru. Kegiatan yang bertujuan memberikan wawasan kepada orang tua dan anak dalam menyikapi UNAS dengan sikap yang terbaik.

Acara yang dibuka oleh Bapak Tarmudzi sekaligus memberikan waktu kepada Kepala Sekolah, Bapak Akhwan Hamid dan Perwakilan dari Pengurus Dikdasmen PCM Krembangan, Bapak Sudjono, memberikan sambutan dan prakata. Yang selanjutnya waktu penuh diberikan kepada Bapak Komarul Huda. Dimasjid yang megah milik Muhammadiyah ini, Bapak Komar biasa beliau dipanggil membuka dengan ice breaker yang menyenangkan, seperti Brain Gym dan memory game.

Inti materi yang disampaikan adalah, Anak diajak untuk mengenal potensi diri dan memegang prinsip dalam hidup. Hal ini dikisahkan dalam slide video kisah Bilal dan sahabat lain yang mempertahankan aqidah dengan menyebut Ahad.. Ahad atau Satu.. satu ..(Dia yang satu) dengan siksaan ditindih batu besar dan seluruh keluarganya disiksa dan dibunuh oleh kaum kafir quraisy saat itu. Dan banyak kisah-kisah lain yang mengharukan seperti seorang putri kecil yang mencari Ayahnya, dipenjara dan tidak jelas dimana, ia hanya merana merindukan sambil protes atas penangkapan ayahnya. Para peserta siswa tampak haru dan diharapkan memahami paparan materi dan tontonan yang disajikan.

Dan selanjutnya rekan Bapak Khoirul juga membangkitkan perasaan tangis anak-anak dengan gambaran seorang anak yang berdiri dijalan yang didadanya tergantung karton bertuliskan saya siap menjual ginjalnya saya, saya butuh uang, ibu sedang sakit. Anak-anak dengan dipandu refleksi ala ESQ meraung-raung menangis dan sedih atas nikmat yang telah mereka dapatkan dibandingkan dengan orang diluar sana. Selanjutnya siswa pun dihantarkan untuk menemui ayah dan ibunya seraya memeluk dan meminta maaf atas kesalahan yang disengaja ataupun tidak. Suasana sesaat menjadi haru penuh tangis bahagia seolah antara ayah/ibu dan anak saling memaafkan atas kekhilafan mereka masing-masing.

Acara ditutup dengan doa pada pukul 11.00 WIB, dan selanjutnya anak-anak digiring balik ke sekolah untuk menginap dan tidur diasrama bersama, karena rencana esok dini hari, akan dilanjutkan dengan sholat Tahajud bersama disekolah. Sedangkan orang tua langsung boleh pulang. (@)

GALLERI PHOTO :

One response »

  1. huhuhuhummm,,,
    sediche regk,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s