Prof Imam RobandiPengajian Sakinah setiap ahad pagi, yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh PCM Krembangan, untuk kesekian kalinya mengundang narasumber spesial, yaitu Prof. Dr. Imam Robandi, M.Eng, dari Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, pada hari minggu, 4 November 2012 bertempat di Masjid Al Azhar Dupak Bandarejo Surabaya. Pengajian yang dihadiri oleh sekitar 400 orang terdiri dari hampir seluruh unsur pimpinan majelis cabang dan para guru dan karyawan AUM Krembangan. Dan pada kesempatan itu Kepala Sekolah SMP M 11 menginstruksikan seluruh guru SMP wajib hadir.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan sambutan tunggal dari ketua PCM Krembangan, Bapak Drs. HM Arif’an SH, yang menyampaikan informasi kiprah Muhammadiyah di wilayah Krembangan salah satunya amar makruf nahi munkar berupa penyadaran kepada para pekerja seks komersial (PSK) dan kerja sukses penutupan beberapa rumah bordil, hal ini tak lain kerja keras dari para pengurus kampung, Bapak RT dan para pengurus Muhammadiyah. Pak Rif’an langsung mengenalkan Bapak RT, Ustad PSK, dan tokoh pengurus masjid yang turut berkiprah menutup wisma prostitusi.

Kiprah selanjutnya, tambah Pak Rif’an adalah Jaminan kesehatan warga muhammadiyah khususnya para guru dan karyawan di AUM Krembangan, InsyaAllah akan dijamin mendapatkan pelayanan prima dan harga murah, sekaligus diupayakan akan diuruskan asuransi jaminan kesehatan tenaga kerja. Berikutnya   kiprah berupa kado milad di tanggal 1 november 2012 sudah dilakukan pembangunan SD M 11 tahap II dengan penanaman tiang pancang. Dimana dana pembangunan ini didapat dari pinjaman wali murid tanpa bunga, berupa hasil penjualan 2 kg emas seharga 1 milyar lebih.

Dengan terus bersemangat, Sang Ketua PCM terus menginformasikan kepada Pak Robandi, bahwa selain punya Ustad untuk PSK, di Krembangan memiliki ustad Narkoba, yaitu Pak Sudjono, dengan lembaganya bernama Nagabonar, yang pada 18 november 2012 nanti akan diresmikan oleh pemerintah tingkat jawa timur. Dan terakhir diinformasikan bahwa siswa SMP M 11, dilomba MTQ tingkat remaja se kota Surabaya mampu meraih juara 1 dan 2, dimenangkan oleh Dita dan Didit.

Selanjutnya sekitar pukul 06.45 WIB, Master Ceremony mempersilahkan langsung kepada Profesor Imam Robandi untuk mengisi materi pada pengajian kali ini, yang mbludak dipenuhi oleh Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu. Kemudian Profesor Robandi, memaparkan materi seputar keterpurukan umat Islam khususnya warga muhammadiyah dibeberapa daerah. Pak Imam menekankan bahwa jangan sampai dalam berserikat sering mengalami perselisihan, hindari perselisihan, karena hal ini dapat menghambat laju organisasi.

Beliau memberikan beberapa contoh, keterpurukan umat Islam bangsa Indonesia, seperti di Jepang, sebenarnya produksi sepeda motor yang beredar di Indonesia itu, harga per sepeda motor sekitar Rp. 4 juta, tapi di Indonesia dijual 13 Juta, untungnya saja sudah 9 juta. Dari keuntungan 9 juta, yang 3 juta diberikan kepada bangsa Indonesia, dan 6 juta untuk bangsa Jepang. Dan dahsyatnya jepang, dari 6 juta yang diperoleh 40% untuk pembangunan pendidikan dan sekolah di Jepang. Tanpa sadar kita memberi keuntungan kepada Jepang tapi tanpa terasa.

Belum lagi import buah dari Amerika, itu semua yang untung orang Yahudi laknatullah, umat Islam hanya jadi penonton saja dan pemberi keuntungan bagi mereka. Belum lagi soal teknologi, umat Islam ketinggalan jauh. Coba Tanya di Hightech Mall, Tanya pemilik stand bernama Ahmat, tidak akan ada, yang ada, yohanes, albertus, ahok, achong dll. Sentil Robandi kepada Ketua PCM, ayo krembangan bangkit, beli stand disana, Buka Krembangan Technology Multimedia. Masa tidak ada ustad teknologi. Mumpung kita berserikat, maka ayo makmurkan bersama, tandasnya.

Tapi dibeberapa kabupaten di Indonesia, Muhammadiyah sudah diperhitungkan, walau belum banyak, dan untuk di Surabaya, coba lihat di Pucang, Bangunan sekolahnya pun sudah berdakwah. Kokoh dan mengesankan. Hingga non muslim ingin putranya sekolah disana. Dan materi ditutup dengan motivasi kepada pribadi-pribadi orang muhammadiyah, khususnya guru, jangan sampai gaptek. Kuasai teknologi. Kiprah kearah teknologi mulai coba dikembangkan.

Acara ditutup dengan makan bersama, lontong soto.

GALLERY PHOTO :

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s